Kadis PUPR TTS: Belum Ada Tanggapan Jelas dari PUPR Provinsi Soal Jalan Rusak di Desa Bosen

Ket Foto : Lens Liu, Kadis PUPR Kabupaten Timor Tengah Selatan 

Liputan Magel Tohana 
Editor Redaksi 

Timor Tengah Selatan||Soepost.com,- Rusaknya akses jalan di Desa Bosen, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menuai banyak keluhan dari masyarakat. Pasalnya hingga hari ini, proses pengerjaan jalan tersebut belum terealisasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten TTS, Lens Liu, mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Dinas PUPR Provinsi NTT. Namun hingga kini belum ada informasi atau tanggapan yang jelas terkait pengerjaan jalan tersebut.

"Kami dari Dinas PUPR TTS sudah berkomunikasi dengan Dinas PUPR Provinsi NTT terkait kondisi jalan di Desa Bosen yang mengalami rusak berat. Tapi sampai hari ini belum ada tanggapan yang jelas kapan akan dikerjakan," ujar Lens Liu saat diwawancarai media ini, Kamis (08/10/2026).

Ia menjelaskan, untuk menangani jalan tersebut, Dinas PUPR TTS mengalami keterbatasan anggaran akibat efisiensi.

"Untuk penanganan jalan provinsi ini, kita di kabupaten mengalami keterbatasan dana karena adanya efisiensi anggaran. Oleh karena itu, kita sangat berharap ada tanggapan dan intervensi dari Dinas PUPR Provinsi NTT," jelasnya.

Lens berharap Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas PUPR segera merespons keluhan masyarakat dan merealisasikan perbaikan jalan di Desa Bosen, mengingat akses tersebut merupakan jalur vital bagi aktivitas warga.

"Kita minta agar PUPR Provinsi segera memberikan kepastian. Masyarakat sudah lama menunggu, karena jalan ini sangat penting untuk aktivitas ekonomi dan pendidikan warga," pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Bosen yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa akses jalan tersebut mengalami kerusakan yang sangat parah, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sulit untuk melintas karena kondisinya sangat curam.

"Jalan ini mengalami kerusakan yang sangat parah sehingga kami sulit untuk melintasi jalan tersebut karena kondisinya sangat curam," ucapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa rusaknya jalan ini sangat memprihatinkan karena tidak ada jalur alternatif lain yang bisa dilewati. Terlebih saat musim hujan, aktivitas warga lumpuh total.

"Rusaknya jalan ini sangat memprihatinkan sebab tidak ada jalur alternatif lain untuk dilewati. Apalagi saat musim hujan, aktivitas kami sangat lumpuh total," ungkapnya.

Oleh karena itu, ia berharap Pemerintah Provinsi NTT maupun Pemerintah Daerah Kabupaten TTS melalui Dinas PUPR segera mengambil tindakan serius untuk memberikan perhatian terhadap jalan tersebut.

"Kami berharap Pemerintah Provinsi NTT dan Pemda TTS melalui Dinas PUPR secepatnya memperhatikan jalan ini agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan lancar," pungkasnya.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2020 soepost.com ™ Member Of Kupang Online Network ®