Melihat kondisi tersebut Anak-anak langsung dilarikan ke UPT Puskesmas Panite untuk mendapatkan penanganan medis.
Wasty Missa salah satu orang murid kepada media ini mengaku anaknya sempat mengalami sakit Perut dan mual sebelum dilarikan ke UPT Puskesmas Panite
“Sekitar jam 11 siang (29/04/26) Anak saya mengeluh sakit perut dan mengeluh mau muntah, sudah bawa ke Puskemas,saya panik saat itu" Kata Marini Biaf
Hal yang sama juga disampaikan Marsalina Bessi salah satu orang tua murid yang mengaku anaknya juga mengalami sakit tenggorokan, kepala, perut dan mual setelah pulang dari sekolah.
Marsalina Bessi mengatakan anaknya baru tiba di rumah tiba-tiba mengalami Sakit tenggorokan, kepala, perut dan mual Ia menanyakan apa yang dimakan oleh anak nya di sekolah serta menyuruh anaknya berbaring di kamar Namun beberapa saat kemudian anaknya merasa sakit sekali di tenggorokan, perut dan kepala serta mual-mual. Ia mendengar info dari tetangga dan guru bahwa ada keracunan di Sekolah anaknya iya langsung menghubungi pihak sekolah untuk dibawa anaknya ke puskesmas.
“Dia pulang sekolah langsung mengeluh sakit tenggorokan, kepala, perut serta mual-mual, saya suru baring langsung dia mual dan mau muntah, saya langsung hubungi pihak sekolah untuk bawa ke UPT Puskesmas Panite"cerita Marsalina
Akibat kejadian ini, orang tua siswa menduga anak-anak mereka mengalami keracunan makanan usai mengkonsumsi Makanan Gratis Bergizi. Serta meminta kepada pihak berwajib dan pemerintah agak memperjelas penyebab terjadinya kejadian ini.
Hingga berita ini dilangsir, dari 43 siswa yang diduga mengalami keracunan mengisahkan 10 orang anak yang masih mendapatkan perawatan di UPT Puskesmas Panite.

