Timor Tengah Selatan||Soepost.com,- Kondisi gedung Puskemas Pembantu di Desa Mio Kecamatan Amanuban Selatan Yang Nyaris Ambruk jadi mendapat sorotan dari Ketua Komisi IV DPRD Timor Tengah Selatan.
Saat dihubungi media ini, Religius Usfunan meminta agar Pak Bupati Timor Tengah Selatan melalui Dinas Kesehatan dan juga BPKAD ada bisa memperhatikan kondisi ini.
"Kondisi ini, tentunya sangat memprihatinkan. Untuk itu, kepada Pak Bupati melalui Dinas Kesehatan dan juga BPKAD bagian aset untuk bisa menjaga dan merawat aset daerah dengan baik agar dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat.", Tegas Ketua Komisi IV DPRD Timor Tengah Selatan Religius Usfunan
Terhadap kondisi ini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan dr. Ria Tahun saat dihubungi mengatakan bahwa masih menunggu petunjuk dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
"Untuk perbaikan pembangunan Pustu dari Dana DAK dan kami menunggu dari Kemenkes." Ucap dr. Ria Tahun
Sedangkan PLT Kepala Puskesmas Panite dr. Ayu membenarkan tentang adanya kerusakan pada bangunan Puskemas Pembantu di Desa Mio Kecamatan Amanuban Selatan.
"Selama Sore, untuk gedung memang ada kerusakan. Tapi untuk pengajuan dan hal lainnya bisa ditanyakan pada Ibu Kadinkes dan Sek Dinkes." Ucap PLT Kapus Panite
Terkait tingkat kerusakan gedung Pustu, dr Ayu mengatakan bahwa sejauh yang dirinya tau walau sebelum menjabat PLT Kapus walaupun gedung sudah dalam kondisi seperti itu tapi masih ada pelayan seperti biasa oleh P3K.
"Sejauh yang saya tahu, walau saya belum PLT, di dalam gedung tetap ada pelayanan seperti biasa oleh P3K Pak",
Ditanya terkait langkah yang diambil tentang kondisi Pustu Mio saat ini Kapus dalam keyakinan nya yakin bahwa Pemda pasti sudah atur Pak.
"Sejauh yang saya tahu walau saya belum plt, di dalam gedung tetap ada pelayanan seperti biasa oleh P3K nya, pak. Saya yakin pemda pasti sudah atur pak.",
"Coba bapak lebih bagus kordinasi dan komunikasi dengan ibu kadis atau pak Sek Dinkes terkait hal yang bapa tanya." Pungkas dr. Ayu
Terkait hal ini, IL salah satu masyarakat Desa Mio saat dimintai komentarnya terkait gedung Pustu mengatakan bahwa gedung nya seharusnya sudah tidak layak untuk digunakan.
"Gedung nya sebenarnya sudah parah, tapi masih digunakan sampai sekarang untuk pelayanan kesehatan. Pertanyaan Nya dengan kondisi yang menurut saya nyaris roboh dan pelayanan kesehatan tetap dilakukan dan gedung roboh siapa yang nanti paling bertanggung jawab.",
"Sehingga dengan kondisi ini, sebagai masyarakat kami berharap hal ini bisa jadi perhatian pemerintah. Jangan sampai ada korban baru pemerintah bergerak, karena kondisi ini bukan baru saja terjadi tetapi sudah berlangsung lama. Kami saja masyarakat pergi berobat juga was-was karena takut Gedung nya roboh. Pungkas IL yang meminta untuk namanya tidak di publikasikan





