Menyikapi tuntutan demikian, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan melalui Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas PMD Kabupaten TTS, yang dikoordinir Kabid Pemdes Evy Boboy SE, mengambil langkah konkrit dengan melakukan program Optimalisasi Peran Perempuan Dalam Pengembangan Usaha Ekonomi Produktif Berbasis Potensi Desa, selasa 04 Agustus 2026 di Desa Oetuke Kecamatan Kolbano Kabupaten Timor Tengah Selatan Propinsi NTT.
Kepala Desa Oetuke Irwan Sabath menyambut baik kegiatan ini karena dirasakan sangat bermanfaat bagi kaum perempuan dan ibu rumah tangga di wilayahnya.
Dipilihnya Desa Oetuke sebagai sasaran kegiatan klau ini, karena secara letak geografis, Oetuke memiliki potensi sumber daya pariwisata yang cukup menjanjikan karena wilayahnya berada di jalur Transportasi Pulau Timor yang terkenal dengan pesona pantai dan batu warnanya yang cukup memikat penikmat pariwisata.
Camat Kolbano, Eduard Boimau memaparkan, sejauh ini, ketersediaan potensi alam laut seperti batu warna dan ikan yang ada hanya dikelola masyarakat sebatas pemenuhan kebutuhan harian masyarakat saja, tanpa suatu gebrakan yang menjadi ikon industri rumah tangga berlabel.
Desa Oetuke yang berada di jalur Trans Selatan Pulau Timor harusnya menjadi pionir pelaku usaha dari sektor pariwisata demi meningkatkan ekonomi rumah tangga. Sebanyak 25 orang peserta yang tergabung dari 5 kelompok usaha dengan cermat mengikuti materi yang disampaikan Sekretaris Dinas PMD Kab. TTS Adhy H. Henukh, S.Pi dan Roberth Suek dari PPMT SoE, terkait peningkatan ekonomi rumah tangga dan teknis pemanfaatan dan pengelolaan ikan.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Timor Tengah Selatan George D. Mella, SH, MSi di sela pembukaan kegiatan tersebut mengatakan, pemberdayaan perempuan dalam aspek ekonomi bukan hanya memberi dampak pada aspek finansial, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri, kemandirian, serta kesejahteraan psikologis anggota keluarga.
Pelatihan perempuan pedesaan pembuatan Aneka olahan makan dari potensi desa yang ada, diharapkan dapat meningkatkan keahlian dan produksi, membangun kemandirian ekonomi keluarga serta meningkatkan peran perempuan dalam kepemimpinan

