Terpanggil Melayani, Yusuf Soru Datangkan Teknisi Melihat Kerusakan Mesin PLTMH Di Nenas - SOE POST

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 23 April 2024

Terpanggil Melayani, Yusuf Soru Datangkan Teknisi Melihat Kerusakan Mesin PLTMH Di Nenas



Laporan Nyongki Linome Wartawan SP 
Editor Redaksi Soe Post 


TTS-Soepost.com, - Sebagai wakil rakyat yang terpanggil untuk melayani, tak tanggung-tanggung wakil ketua DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan Yusuf Nicolas Soru, SE., mendatangkan teknisi untuk mengetahui dan memastikan kerusakan mesin pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) di desa Nenas, Kecamatan Fatumnasi Kabupaten Timor Tengah Selatan. 


Dibangun sejak tahun 2004 oleh dinas ESDM provinsi NTT. Mesin pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH), berkapasitas 68 kw dan 85 KVa, yang mengaliri 300 rumah tangga pemanfaat di desa Nenas sejak tahun 2004 hingga 2010. Wakil ketua DPRD Kabupaten TTS Yusuf Nicolas Soru tergugah niat merogok kocek pribadi untuk memperbaiki bagi masyarakat desa Nenas. 




Pantauan soe post, pada senin, 22/04/2024, kepada wartawan wakil ketua DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan yang sering disapa bang Yus, mengakui jika alat dan sarana pendukungnya yang dilihatnya sangat baik dan masih dapat difungsikan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di desa Nenas. 


"Ini alat sebenarnya sangat bagus, sehingga jika dibiarkan seperti ini sangat disayangkan. Ada beberapa sarana pendukung yang saya lihat juga bisa untuk kita perbaiki terutama gedungnya, dan beberapa alat yang bisa kita peroleh, untuk memenuhi kebutuhan orang tua dan masyarakat di nenas" ujar politisi PDI Perjuangan itu. 


Diketahui jika alat tersebut, masih merupakan aset ESDM Provinsi NTT, namun dalam waktu dekat, Ia akan berkoordinasi agar diijinkan untuk dilakukan perbaikan. 


"Dalam waktu dekat saya akan kordinasi dengan ESDM provinsi, untuk ijinkan kita bisa lakukan perbaikan". ujarnya 


Waktu yang sama, tim teknisi Eldi Manuwain, mengakui jika alat yang diketahuinya secara langsung, masih dapat diperbaiki karena kondisinya tidak mengalami kerusakan berat. 


"Ini alat masih bagus, karena produk dengan lisensi berkualitas ternama diinggris. Dan kita masih bisa perbaiki" ujar Eldi. 


Lanjut Eldi, kerusakan alat tersebut tidak membutuhkan waktu banyak untuk memperbaiki alat tersebut. Baginya, alat-alat sejenis itu, sudah ia tekuni puluhan tahun. 


"Ini kita perbaiki tidak perlu waktu yang lama, karena ini alat sudah biasa kita temui, tapi saya suka karena barang bagus berkualitas" imbuhnya.


Senada, Kepala desa Nenas, Simon Sasi menjelaskan jika mesin PLTMH tersebut beroperasi selama 6 tahun, dan merupakan satu-satunya mesin berkapasitas besar urutan satu di Nusa Tenggara Timur, sedangkan urutan dua ada di Kabulaten Alor. 


"Selesai kerja tahun 2024, kita punya masyarakat dinenas nikmati listrik dari tahun 2004 sampai 2010. Dan PLTMH kita punya ini, sebenarnya mesin yang berkapasitas besar urutan satu setelah PLTMH yang ada di kabupaten Alor" ungkap Kades. 


Terkait dengan kondisi PLTMH yang tidak lagi beroperasi, kades Sasi membenarkan jika mesin pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) tersebut sudah rusak sejak akhir tahun 2010, karena tidak ada tim maintanance. 


"Benar mesin sudah rusak, tapi kerusakan hanya pada travo kecil, dan memang setelah dibangun tahun 2004 tidak ada tim untuk pemeliharaan". 


Tak lupa Kades Sasi mengucapkan terima kasih dan berharap kepada wakil ketua DPRD Kabupaten TTS, yang dianggap sigap terhadap kebutuhan warga di Timor Tengah Selatan. 


"Saya atas nama pribadi, pemerintah desa Nenas dan masyarakat berterima kasih kepada bapak wakil ketua DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan, Bapak Yus Soru bersama tim ahli teknisi yang sudah berkunjung ke desa kami. Harapan kami, semoga dengan kunjungan bapak wakil dan teknisi menjawab kebutuhan kami di Nenas" imbuhnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Halaman