"Saya minta maaf kepada wartawan dan pimpinan redaksi soepost.com karena saya kasih keterangan palsu dan tidak sesuai dengan masalah yang saat ini sedang hadapi. saya minta maaf. Kata donisius saat di wawancarai di halaman Polsek Boking pada hari 18/06/2026
Selain itu, Donisius Nokas juga meminta maaf kepada seluruh pihak yang dirugikan dengan informasi yang diberikan sampai dipublikasikan oleh portal berita online Soe Post.
"Saya minta maaf dan saya khilaf, saat kasih informasi kepada wartawan karena bukti pajak saya Donisius Nokas, lengkap 4 bidang namun yang kami perkara sebenarnya bukti pajak Kristian Beokliu" Ucap Donisius Nokas
Masih menurut Donisius Nokas Donis terkait pernyataan Kaur Pem desa leonmeni ibu Adriana Tun, saya minta maaf karena penyampaian saya kepada wartawan tidak benar semua itu karena saya khilaf saya akan berupaya untuk minta maaf kepada pihak yang dirugikan", Pungkas Donisius Nokas
Sedangkan Kaur Pem Desa Leonmeni Adriana Tun juga menyampaikan bahwa memang betul waktu di kantor desa leonmeni pada tanggal 08/06/2026, Donisius Nokas hanya melaporkan bahwa bukti pajaknya digelapkan Yanto Nokas dan saya sebagai Kaur Pem saya hanya membenarkan kalau untuk pajak tanah atas nama Kristian Beokliu benar di bayar oleh Yanto Nokas.",
"Terkait Donisius Nokas, saya tidak gelapkan karena dia bayar 4 bidang tanah. Ya saya kasih 4 puntung dan buktinya jelas saya pegang tapi kalau Kristian Beokliu saya kasih di Yanto Nokas karena Yanto Nokas yang bayar atas nama kristian Beokliu.,"
Terhadap kejadian ini, Kaur Pem Adriana Tun berharap agar kedepanya tidak boleh terulang lagi dan bapak Donisius Nokas harus pertanggung jawabkan semua peryataan di Media online karna Donisius sudah membohongi semua pihak.
"Saya berharap kejadian ini tidak terulang lagi, dan ke depannya Bapak Donisius Nokas silahkan mempertanggung jawabkan semua komentar dan informasi yang disampaikan ke wartawan portal berita online Soe Post sampai ada pemberitaan." Harap Adriana Tun
Terhadap hal ini, Arnol Nokas suami dari Kaur Pem menyampaikan bahwa yang salah Donisius Nokas dan kami tidak bisa salahkan wartawan karena hadirnya wartawan kasus ini jelas dan ter usut tuntas.
"Jadi kami minta Donisius Nokas akan mempertanggung jawabkan penyampaian nya di wartawan dan semua pihak yang di rugikan karna Donisius Nokas berbohong dan menyampaikan informasi yang tidak jelas dan ini pun menimbulkan konflik kepada semua pihak baik Media maupun pemerintah desa Leonmeni dan istri saya karna Donisius nokas punya pernyataan tidak jelas sebagai nara sumber" Ungkap Arnold Nokas

