Hal itu disampaikan Devin Alfred Yuniar saat diwawancarai Media Soepost.Com pada Hari Selasa, (17/08/2026).
“Bagi BRI Cabang Soe, kemerdekaan bukan hanya selebrasi historis. Ini adalah manifestasi pemerataan ekonomi dan inklusi keuangan hingga ke pelosok TTS,” ujar Devin Alfred Yuniar.
Pimpinan BRI Cabang Soe, Devin Alfred Yuniar menjabarkan ada tiga makna utama HUT RI bagi BRI Cabang Soe, antara lain:
1).BRI berkomitmen terus hadir mendampingi masyarakat, pelaku UMKM, serta sektor pertanian dan peternakan di TTS agar semakin berdaya dan mandiri secara ekonomi.
2).Semangat kemerdekaan mendorong BRI memperluas jangkauan layanan keuangan digital seperti BRImo dan AgenBRILink. Tujuannya agar masyarakat di desa-desa dapat mengakses layanan perbankan yang aman, cepat, dan mudah.
3).BRI menempatkan diri bukan hanya sebagai lembaga finansial, tetapi juga sebagai _agent of development_ yang berkontribusi nyata pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
Dalam kesempatan itu, Pimpinan BRI Cabang Soe ini juga menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat TTS.
“Kemerdekaan sejati adalah ketika setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, sejahtera, dan mandiri secara ekonomi,” katanya.
Ia mengajak masyarakat memperkuat kemandirian UMKM di bidang pertanian, peternakan, dan usaha mikro. BRI Cabang Soe, lanjutnya, siap menjadi mitra strategis melalui penyaluran permodalan, pendampingan, dan edukasi keuangan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam mengelola keuangan, memanfaatkan kemudahan transaksi digital secara aman, dan menghindari praktik keuangan ilegal.
“Pembangunan daerah memerlukan kolaborasi erat antara masyarakat, pemerintah, dan BUMN. Mari bergandengan tangan mewujudkan masyarakat Timor Tengah Selatan yang lebih sejahtera, inklusif, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Pimpinan BRI Cabang Soe, Devin Alfred Yuniar menutup dengan ucapan, “Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Nusantara Baru, Indonesia Maju.”

