Wakili Bupati TTS, Kadis Pertanian Kukuhkan 79 Poktan Di Desa Oebelo


Liputan TIM
Editor Redaksi 

Timor Tengah Selatan||Selatan,- Bertempat di Desa Oebelo Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Jack Benu melakukan pengukuhan terhadap 79 Poktan.

Mewakili Bupati Timor Tengah Selatan, Jack Benu dalam sambutannya mengatakan bahwa pengukuhan kelompok tani agar memiliki keabsahan secara hukum dan administrasif.

"Kelompok tani (Poktan) harus dikukuhkan agar memiliki keabsahan hukum dan administratif yang jelas. Tentunya pengukuhan ini akan dibuktikan dengan Surat Keputusan sehingga Poktan secara resmi diakui sebagai kelembagaan petani yang sah." Ucap Jack Benu

Sementara menjawab pertanyaan masyarakat dan anggota kelompok tentang program cetak sawah, Jack Benu mengatakan bahwa program tersebut secara teknik telah berjalan sesuai perencanaan.

"Secara teknik untuk kebutuhan air, pihak BWS sudah lakukan kordinasi untuk bagaimana kebutuhan air bisa tercukupi.",

"Seperti kebutuhan irigasi sudah dikoordinasikan dengan pihak BWS sehingga tentang program cetak sawah dari Kementerian, pemerintah sudah kaji dengan baik dan itu akan dibuktikan pada awal tahun 2027." Ungkap Jack Benu.

Informasi yang dihimpun tim portal berita online Soe Post, 72 Kelompok Tani yang mengikuti pengukuhan tidak hanya berasal dari Desa Oebelo, tetapi dari beberapa kecamatan dalam wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Sedangkan salah seorang anggota kelompok yang tidak mau namanya di media kan, usai kegiatan pengukuhan menyampaikan dukungan dan terima kasih kepada pemerintah atas program yang telah menyentuh masyarakat di Desa Oebelo.

"Terkait program cetak sawah rakyat, masyarakat desa Oebelo bersyukur, berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada pemerintah."

"Kami juga mendukung program cetak sawah rakyat melalui Kementerian Pertanian seluas 1.300 HA untuk Desa Oebelo, 800 HA untuk Desa Toineke, 150 HA untuk Desa Tuafanu, sehingga total luas lahan cetak sawah kurang lebih 2.550 HA." Ucap BA

Dalam kesempatan tersebut, BA juga sedikit menyampaikan keresahan dan kekuatiran tentang ketersediaan serta cukup tidak nya ketersediaan air untuk menjawab luasan program cetak sawah rakyat.

"Dengan total luas lahan kurang lebih 2.500 HA, apakah ketersediaan air bisa menjawab kebutuhan program cetak sawah rakyat. Sehingga kami berharap hal ini juga sudah menjadi catatan penting bagi setiap pihak yang terlibat dalam program cetak sawah rakyat sehingga tujuan dari program ini bisa tercapai dengan baik."

"Terkait kebutuhan air, sebagai salah satu masyarakat desa Oebelo. Usul kami, kalau dapat. Pemerintah dan semua pihak terkait bisa mengkaji untuk bagaimana membangun atau membendung air nepa menjadi bendungan. Karena sepengetahuan kami, jika air nepa bisa di bendung maka kebetulan air untuk lahan-lahan cetak sawah rakyat yang disiapkan pasti terpenuhi. Pungkas BA.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2020 soepost.com ™ Member Of Kupang Online Network ®