Masyarakat Desa Nusa Keluhkan Data Penerima Bantuan Pangan, Desil Dinilai Jadi Kendala

Gambar Ilustrasi 

Liputan TIM 
Editor Redaksi 

TIMOR TENGAH SELATAN||Soepos.com,   Ketepatan data penerima beras bantuan pangan kembali menjadi sorotan masyarakat. Warga Desa Nusa, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), mengeluhkan adanya ketidaksesuaian data penerima beras bantuan pangan dengan kondisi faktual di lapangan.

M. salah seorang warga Desa Nusa, mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah hal yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius, mulai dari penerima bantuan yang berstatus pensiunan hingga munculnya nama warga yang bukan merupakan penduduk Desa Nusa dalam daftar penerima beras bantuan pangan.

“Ada pensiunan dapat beras bantuan pangan, ada nama masyarakat yang bukan warga Desa Nusa juga muncul dalam daftar penerima bantuan. Ini yang kami sayangkan, karena seharusnya data harus lengkap dan sesuai, sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran. Padahal, masih banyak masyarakat lain yang sangat membutuhkan bantuan tersebut,” ungkap M yang tidak mau namanya dipublikasikan 

Menurutnya, persoalan ketepatan data perlu menjadi perhatian pihak terkait agar penyaluran bantuan pangan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ia berharap dilakukan pemeriksaan dan pemutakhiran data penerima agar tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat. Serta BPJS juga harusnya secara rutin melakukan update sesuai fakta lapangan sehingga masyarakat yang menerima beras bantuan pangan benar-benar tepat sasaran.

Selain keluhan warga, Pemerintah Desa (Pemdes) juga menghadapi kendala dalam proses penentuan penerima manfaat, khususnya terkait penerapan perhitungan desil yang digunakan sebagai salah satu acuan dalam penentuan sasaran bantuan.

Penerapan sistem desil tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah desa dalam mengidentifikasi warga yang layak menerima bantuan berdasarkan kondisi sosial ekonomi mereka di lapangan.

Karena itu, diperlukan koordinasi antara pemerintah desa dan instansi terkait untuk memastikan data yang digunakan benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat. Verifikasi dan pemutakhiran data juga penting agar warga yang membutuhkan tidak terabaikan akibat ketidaksesuaian data administrasi.

Masyarakat berharap pemerintah dan instansi berwenang dapat menindaklanjuti keluhan tersebut secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga penyaluran bantuan pangan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pantauan media ini pada Senin 26 Oktober 2026, Pemerintah Desa Nusa Kecamatan Amanuban Barat menerima kunjungan dari Bulog Pusat dengan agenda melakukan wawancara bersama penerima manfaat dan pengurus bantuan pangan untuk melihat dan mengetahui secara langsung kondisi dan kendala apa saja yang terjadi dan mencari tau layak tidaknya kualitas beras bantuan pangan yang dibagikan kepada masyarakat. (**) 

Copyright © 2020 soepost.com ™ Member Of Kupang Online Network ®