VBL Janji Perjuangkan Jalan, Jembatan, dan Embung di Oebelo TTS

Ket Foto : Anggota DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat,S.H., M.Si Saat Melakukan Reses Di Desa Oebelo Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan 

Liputan Magel Tohana
Editor Redaksi

Timor Tengah Selatan||Soepost.com,-Ratusan warga Desa Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, tumpah ruah saat Anggota DPR RI Komisi IV Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H., M.Si. menggelar reses, Selasa 22 Juli 2026.

Bukan acara seremonial. Sejak pagi, warga dari berbagai dusun sudah menunggu untuk menyampaikan langsung keluhan yang selama ini menghambat aktivitas sehari-hari.


Aspirasi paling banyak mengerucut pada infrastruktur. Warga mengeluhkan sejumlah ruas jalan penghubung Desa Oebelo yang rusak parah, terutama saat musim hujan. Kondisi ini disebut memutus rantai distribusi hasil pertanian, sumber penghasilan utama warga.

"Kami sudah lama minta jalan diperbaiki. Kalau hujan, hasil kebun tidak bisa keluar. Harga jatuh di desa," ujar salah satu perwakilan kelompok tani.

Selain jalan, warga juga mendesak pembangunan dan rehabilitasi jembatan antarwilayah. Menurut mereka, jembatan yang layak akan mempercepat akses ke sekolah, puskesmas, dan pasar.

Sebagai daerah agraris, warga Oebelo juga menyoroti sektor pertanian. Mereka meminta dukungan berupa benih unggul, pupuk, alsintan, hingga pembangunan embung dan jaringan irigasi untuk menjamin ketersediaan air.

Kelompok perempuan dan pelaku UMKM tak mau ketinggalan. Mereka mengusulkan bantuan modal usaha, pelatihan kewirausahaan, dan akses pasar untuk produk lokal agar bisa bersaing di luar desa.

"Yang kami butuhkan bukan hanya bantuan, tapi pendampingan sampai produk kami laku," kata perwakilan pelaku UMKM.

Menanggapi langsung di hadapan pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan warga, Dr. Viktor menegaskan reses adalah kewajiban konstitusional untuk menyerap kebutuhan riil di lapangan.

"Semua catatan hari ini saya bawa ke Senayan. Jalan, jembatan, embung, irigasi, sampai UMKM. Ini akan saya perjuangkan lewat kementerian dan lembaga terkait," tegas Viktor.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak bisa hanya dari pemerintah.

 "Butuh gotong royong. Program jalan kalau tidak dijaga bersama, akan rusak lagi," tambahnya.

Kehadiran politisi asal NTT itu disambut hangat warga. Tokoh masyarakat Desa Oebelo mengapresiasi kesediaan VBL turun langsung dan berharap hasil reses tidak berhenti sebagai catatan, melainkan berujung pada program konkret.

Dengan segudang aspirasi yang masuk, warga kini menaruh harapan besar agar Desa Oebelo mendapat prioritas dalam program pembangunan nasional 2026. Tujuannya satu: infrastruktur lebih baik, pertanian lebih produktif, dan ekonomi desa semakin kuat.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2020 soepost.com ™ Member Of Kupang Online Network ®