Lagi-Lagi, 26 Siswa-siswi Di TTS Diduga Keracunan Makanan Bergizi Gratis

Foto Ilustrasi 

Liputan TIM
Editor Redaksi

Timor Tengah Selatan||Soepost.com,- Setelah kasus dugaan keracunan terakhir kali terjadi di Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Senin 26 Oktober 2026 nyaris tak diketahui publik kurang lebih dua puluh enam (26) Siswa-Siswi Sekolah Menengah Atas Negeri Tupan diduga mengalami keracunan makanan bergizi gratis.

Informasi yang dihimpun media ini, dua puluh enam anak tersebut terdiri dari 13 anak kelas X, 4 anak kelas XI dan 9 orang anak kelas XII yang harus mendapatkan perawatan di Puskemas Batu Putih.

Terhadap informasi ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan yang dihubungi media ini membenarkan kejadian dugaan keracunan yang terjadi di dapur MBG Koa

"Ia benar, Total 26 Kasus. Yang masih ada (pukul 18.30 WITA, 26/10/2026) sebanyak 4 kasus yang sementara mendapat perawatan di Puskesmas Batuputih" Jelas Kadis Ria Tahun saat dihubungi Via WhatsApp (26/10/2026)

Sedangkan terkait laporan dan data yang Kadis Kesehatan dr. Ria Tahun mengatakan telah menginformasikan ke Kepala Dinas Kominfo guna kepentingan publikasi.

"Masih buat laporan, dan saya sudah info ke Kadis Kominfo" Pungkas dokter Ria Tahun

Hingga berita ini dilansir, Adi Talo Kadis Kominfo Kabupaten Timor Tengah Selatan bersama Kepala Sekolah SMA Negeri Tupan Yorince Tualaka telah dihubungi Via WhatsApp tetapi belum merespon.

Hasil penelusuran media ini, khusus untuk pengelolaan program makan bergizi gratis di SPPG Desa Koa Kecamatan Molo Barat diduga telah dua kali terjadi kasus keracunan makanan bergizi gratis. Kali pertama sekitar bulan Agustus tahun 2025 dengan korban 15 anak di SD Negeri Fafi Oban dan kali ke dua terjadi di tanggal 26 Oktober 2026 dengan korban kurang lebih 26 orang peserta didik.(**) 
Copyright © 2020 soepost.com ™ Member Of Kupang Online Network ®